Keluarga BaruJanuary 26, 2006 4:55 am Oleh: dr krist

Telah dilangusngkan acara pernikahan dr.Noviana Nugrohowati dengan Santoso, ST yang sepertinya juga merupakan anggota baru JMJ klub. Akad Nikah dilangsungkan Sabtu 14 Januari 2006 dan resepsi pernikahan Minggu 15 Januari 2006 di Pendopo Jowitan Patangpuluhan Jogjakarta.
uma & ragil
bowo n dedy pas akad
jmj

kayaknya yg di foto terakhir…ehmmm..

TeladanManiaJanuary 25, 2006 8:38 am Oleh: dr krist

1st pers release:

Friend, sesuai hasil aklamasi virtual… telah dicapai kesepakatan untuk merintis pengumpulan data anggota KATY 99 yang diharapkan saat ulang tahun emas 50 tahun SMU N 1 Teladan Yogyakarta dapat diterbitkan menjadi sebuah buku direktori laumni yang memeuat data-data terbaru anggota-anggotanya.

Oleh karena itu, bagi teman-teman diharapkan dapat mengumpulkan data terbaru sesuai formulir yang akan disebarkan melalui email (sudah pernah disebarkan pak RT mailist) maupun post (bila mungkin)

Tunggu pers release berikutnya, and prepare your latest data n photo.

Formulir bisa didonlot disini

Keluarga BaruJanuary 11, 2006 10:28 am Oleh: Herry Susanto

Foto bareng

Manten di pelaminan

Salaman

ket: foto dari kristia

Keluarga BaruJanuary 9, 2006 7:43 am Oleh: Herry Susanto

Aslm Wr. Wb.

Tiwi dengan tulus memohon doa restu teman2 semua pada acara pernikahanku yang insya Allah akan dilaksanakan :
- akad nikah hari Jum’at tgl 13 January 2006 pukul 07.30
- walimatul ursy hari Minggu tgl 15 January 2006 di Auditorium UNY (IKIP) Yogya Jl Colombo, Samirono pukul 12.00-13.00

Mohon doa restu dari teman-teman semua semoga aku dan calon suamiku dapat menjadi pribadi muslim dan muslimah yang lebih baik dari sebelumnya, membentuk keluarga sakinah mawaddah, warrakhmah dan dikaruniai generasi rabbani sejati yang tangguh.

Waslm Wr. Wb.

dr. Kartika Ratna Pertiwi (tiwi)
II.5 / 3 IPA 4

PS : calon suamiku bernama Dedy Kuswoyo anak Komunikasi UGM angk 96

Keluarga Baru 7:43 am Oleh: Herry Susanto

Asw.

Meneruskan berita gembira dari Taya’ (sms version) :

Alhamdulillah,tlh lhr dg slamat bayi laki2 pd hari ini pk.10.40 di rsud wirosaban bangsal kenanga IC. Smoga mjd anak yg soleh. Taya&Roni
(8Jan06. 7:24PM)

Amin3x. Mksh doanya. Namanya Afiful Fata Ahmad Sya’roni.
(8Jan06. 8:48PM)

Selamat buat Taya. Moga jadi anak yg soleh n berbakti sama ortu.

*info dari afit*

OOT (Out Of Topic)January 8, 2006 7:48 am Oleh: Herry Susanto

Dear My dearest friends,

Masih ingat betapa masa SMU penuh kekonyolan?

Penuh hal-hal yang kalau kita cerna sekarang sebenarnya nggak masuk akal?

Tapi di situ pula hal-hal besar berawal.

Itu yang kucoba ungkap di novelku yang ketiga: Join The Gang .

Konyol abis, lucu, heboh!!!!

Membuat kita seperti terlempar ke masa remaja yang penuh huru-hara!

Novel ini spesial karena kudedikasikan untuk SMP dan SMU ku

Kudedikasikan ke mereka karena merekalah yang mengilhami kisah ini.

So aku bilang: SMU 1 banget gitu loh!

Bagi yang ingin ngicipin: silakan, aku kutipkan satu bab buat icip-icip.

Warning: Jangan baca novel ini di waktu sibuk karena dijamin, begitu baca gak bisa brenti sampai halaman terakhir.

Enjoy the reading!

***

“Apa Dicky selalu sekonyol itu?” tanyanya.

Hah, bahkan ketika dia sudah sejauh empat ribu tahun cahaya dari Dicky, dia masih memikirkannya.

“Sekonyol apa?” tanyaku kering.

“Menjawab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45 waktu ditanyai Pak Yanto….”

Huh, itu memang lucu, tapi norak. Pak Yanto, guru kimia kami, meminta Dicky untuk mengerjakan soal di papan tulis. Ternyata jawabannya salah. Pak Yanto bertanya, “Apa dasar jawabanmu itu?” Dicky dengan santainya menjawab, “Tentu saja dasarnya Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45,” Seluruh kelas terguncang karena tawa. Dasar Srimulat!

“Juga menelan kertas contekan?”

Oh, itu hanya karangan saja. Itu pasti kisah di kelas matematika. Kami sedang ulangan trigonometri yang rumusnya seabreg-abreg. Dicky membuat contekan di kertas kecil. Waktu guru kami sedang meleng, dia menjalankan aksinya membuka kertas itu dan mulai menyalin rumusnya. Sayangnya, atau untungnya guru kami tidak meleng terlalu serius. Dia curiga pada Dicky, kemudian berjalan ke bangkunya. Rifai tahu Dicky dalam bahaya. Dia buru-buru menyenggol Dicky. Dicky langsung waspada, dia membungkuk, meremas kertas contekannya dan menginjaknya, atau memasukkannya ke sepatu. Tapi jelas bukan menelannya. Mungkin versi menelan itu yang diceritakan pada Julia. Jelas itu bohong, apalagi bila sampai cerita bahwa setelah menelan kertas contekan itu dia tidak pernah lupa rumus trigonometri, kemudian berpikir akan menulis rumus logaritma, sebagai percobaan apakah dia juga akan ingat rumus logaritma bila menelannya.

“Juga membakar pantat…”

Ya ampun, kisah tidak mutu begitu juga diceritakan pada Julia. Apa sih yang ada dalam kepala Dicky itu? Bukan tepung bekatul kan?

Ini lelucon, entah siapa yang memulai, namanya pantat panggang. Caranya korek api gas dinyalakan kira-kira satu atau dua centi di bawah celana anak yang sedang nungging. Misalnya di pantat anak yang lagi duduk di bangku kantin tapi separuh pantatnya tidak menempel ke kursi, agak menggantung sedikit. Biasanya sih sebelum terbakar, mereka akan merasakan panas dan terlonjak. Kemudian ditertawakan. Nah, begitu. Biasanya si korban tak pernah marah-marah, tapi selalu merencanakan untuk balas dendam, bukan pada si pelaku karena si pelaku biasanya orang yang sangat hati-hati. Jadi kami berusaha supaya tidak pernah nungging. Misalnya waktu ngobrol di kelas, sebaiknya kami tak perlu mencondongkan tubuh kami ke meja dan membiarkan pantat kami bebas hambatan.

Aku tak tahu apa Dicky menceritakan lelucon terbesar dari permainan pantat panggang itu. Setelah pelajaran olahraga, Danil, begitu saja memakai celana seragamnya di atas celana olahraganya. Padahal,sumpah, celana olahraga kami begitu tebal, jadi aku tak tahu apa yang dipikirkan Danil sehingga memakai celana rangkap seperti itu. Waktu itu, dia berjongkok di tepi lapangan sambil makan mie ayam. Dan jongkok adalah posisi yang paling bagus untuk membuat pantat panggang, segera saja ia jadi korban. Sampai lama sekali, dia tidak juga melonjak dan membuat mie ayamnya berhamburan. Sampai si pelaku pegal—dan jarinya sendiri kepanasan. Sampai pantat Danil mengeluarkan asap! Semua panik. Dan tahulah kami sebabnya, celana dobel itu membuat Danil tak merasakan panas. Sama sekali, sampai celana seragamnya berlubang. Benar-benar berlubang!

Cerita itu tetap jadi rahasia di antara para cowok, namun bila beredar kadang versinya sudah berubah. Kulit bokong Danil kurang peka sehingga dia tidak merasakan panas. Dia juga nggak ngerasa waktu celananya sudah bolong dimakan api dan dari lubang celana itu ketauan kalau ternyata dia enggak pake celana dalam! Nah itu versi pantat panggang Danil tanpa celana dalam. Yang tentu saja tidak benar.

“Lucu sekali ya,” kata Julia.

Cewek, aku benar-benar tak mengerti. Itu norak bukan lucu. Tapi semua memang lucu, bila tidak terjadi padamu. Bayangkan saja rasanya baru minum coca cola lalu terlonjak kepanasan dan menyemburkan coca cola itu ke mana-mana. Tapi cewek memang selalu suka cowok yang seperti itu, yang membakar pantat, menelan kertas contekan, mengerjai guru, …

“Hai ini puisimu?” tanya Julia.

Ah, lho kok puisi itu sampai ke tangan Julia. Aduh, kenapa aku tidak mengawasinya dan ….

“Bukan, ini ada di kotak naskah masuk,” kataku. Blitz punya kotak naskah masuk, yang tentu saja, banyak kosongnya daripada isinya. Dan selalu ada aja saja yang iseng memasukkan bungkus permen, tisu, malah terakhir bekas kunyahan permen karet.

“Sentimentil sekali ya?” kata Julia lagi.

Nah untung aku tidak mengaku kalau itu buatanku.
***

Join the Gang is published by Gramedia Pustaka Utama

Keluarga BaruJanuary 6, 2006 7:45 am Oleh: Herry Susanto

Pernikahan…
Semua orang bisa melakukannya,
Semua orang bisa menjalaninya,
Semua orang bisa menikmatinya, bahkan…
Semua orang bisa memporak-porandakannya
Pernikahan bukan merupakan suatu keinginan, namun…
sebuah tanggung jawab dan
kesiapan untuk berjuang
Bisa juga menjadi sebuah pilihan
Sebab…
Ada banyak cara jika hanya sekadar
untuk menunjukkan rasa
simpati
kasih sayang
dan cinta…
Dan pernikahan adalah…
cara yang paling “cerdas” untuk itu
Pernikahan menjadikan kita belajar banyak hal
Bahwa ternyata mengenal adalah
Proses panjang yang tak pernah lekang karena panas,
dan tak lapuk karena hujan
Selalu lebih mengenal, mengenal, dan mengenal pasangan kita
Bahwa pasangan kita adalah manusia biasa
yang punya potensi hina dan mulia
Seperti halnya dengan kita
Pernikahan menjadikan seseorang mengevaluasi diri
Bukan untuk menjadi malaikat
Bukan pula hanya sekadar meraih bahagia
Pernikahan adalah keikhlasan…
untuk memberi dan melakukan kebaikan
Mendahului memaafkan,
mendahului bertindak mulia…
hingga tak ada yang merasa terdholimi
karna semua hak tlah terpenuhi,
keseimbangan tlah terjiwai menyatu dalam ikatan
yang diridhoi
Ilahi
ALLAH, ARRAHMAN
Sang pemilik cinta sejati
Tujuan pernikahan adalah…
kelanggengan dan keutuhan keluarga,
kasih sayang dan proses tarbiyah bagi keluarga
Untuk selalu bersama menuju kebaikan
Dan semuanya tidak akan pernah tercapai
kecuali dengan sikap mendahulukan pasangan, menghargai menghormati
serta dilandasi “ilmu hidup” didasari dengan niat ikhlas
mengharap ridho Ilahi
Pernikahan bukanlah pertemuan sepasang manusia yang ideal
Pertemuan adalah bertemuanya sepasang insan biasa
yang sepakat bersama-sama
saling memperbaiki diri dan keluarga
menuju ke arah yang lebih baik
di bawah naungan ridho Ilahi Rabbii…
Sebagaimana firman ALLAH
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan batu…”
(QS AtTahrim ayat 6)
Fastabiqul khairat…

Pernikahanlah
yang membuat jiwa menjadi lebih tenang
Baginda Rasulullah Muhammad SAW, manusia yang paling agung sepanjang jaman pernah bersabda
“Tidaklah ada sesuatu yang lebih disukai oleh kedua orang yang saling mencintai kecuali pernikahan”

ALLAH juga telah berfirman
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNYA adalah DIA menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”
(QS ArRum ayat 21)

Oleh karena itu…
Ya ALLAH…
Ya RAHMAN…
Ijinkanlah kami…
untuk menjalankan perintahMU dan sunnah yang agung dari RasulMU,
Muhammad SAW
Luruskanlah niat kami…
hanya untuk memperoleh ridhoMU
Membangun keluarga yang selalu diliputi ketenteraman dan
dihiasi dengan kasih dan sayang
Yang selalu berada di jalanMU dan
mengikuti sunnah RasulMU
Ya ALLAH…
Jadikanlah keluarga kami
sebagai penyejuk mata dan hati kami
dan jadikanlah kami
sebagai pemimpin orang-orang yang bertaqwa
Ya ALLAH…
Bimbinglah kami…
untuk
selalu ingat kepadaMU
selalu bersyukur kepadaMU, dan..
selalu beribadah dengan baik kepadaMU
RABBANAA TAQABBAL MINNAA
INNAKA ANTAS SAMII’UL ‘ALIM
WA TUB ‘ALAINAA
INNAKA ANTAT TAWWAABUR RAHIIM
AMIN…
YAA MUJIIBAS SAAILIIN

Kepada teman-teman
Sungguh merupakan kebahagian yang sangat bagi kami berdua
bebasan “kebanjiran segara madu, kejugrugan gunung menyan”
Apabila teman-teman berkenan mendoakan kami
Sebagaimana doa Rasulullah kepada sahabat-sahabat dan sahabiyah-sahabiyahnya
ketika generasi terbaik umat manusia melangsungkan pernikahan
BAARAKALLAAHU LAKA
WA BAARAKA ‘ALAIKA
WA JAMA’A BAINAKUMAA FII KHOIR
(Semoga barakah ALLAH tercurah kepadamu
Dan semoga ALLAH senantiasa menganugerahkan barakah kepadamu
Dan semoga ALLAH selalu mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan)

Insyaallah, kami berdua
Joko Anom Suryawan
dan
Mukminatur Rasyid

akan melangsungkan akad nikah pada
Ahad Kliwon, 8 Januari 2006 jam 09.00
Hanya do’a dari teman-teman yang kami harapkan…
Jazaakumullaah khairan katsiiran

Site Meter